Joomla vs WordPress: Jangan Salah Pilih CMS-mu di 2026!
Pernah nggak sih, baru semangat bikin website, eh beberapa minggu kemudian malah nyesel karena salah pilih CMS? Awalnya kelihatan keren, tapi pas dipakai malah ribet dan bikin pusing sendiri. Nah, lewat perbandingan Joomla vs WordPress ini, kita bakal kupas tuntas mana yang paling cocok buat kebutuhanmu di 2026, termasuk performanya kalau dipasang di hosting gratis Diskon.com. Jadi, baca sampai habis sebelum salah langkah!
Daftar Isi
Mengenal Keduanya Dulu, Yuk!
Sebelum mulai adu skill antara Joomla dan WordPress, kenalan dulu sama dua pemain lama yang sampai sekarang masih jadi andalan banyak website di internet.
Apa Itu WordPress?
Kalau CMS itu ibaratnya dunia perkuliahan, WordPress bisa dibilang mahasiswa populer yang dikenal semua orang.
WordPress awalnya lahir sebagai platform blogging. Tapi sekarang? Mau bikin blog, toko online, portofolio, website sekolah, landing page bisnis, sampai website komunitas, semuanya bisa.
Alasan kenapa WordPress jadi favorit banyak orang sebenarnya simpel? gampang dipakai.
Nggak jago coding? Masih aman.
Baru pertama bikin website? Masih aman juga.
Mau nambah fitur? Tinggal pasang plugin.
Fleksibilitas inilah yang jadi salah satu keunggulan WordPress paling besar sampai sekarang.
Baca Juga: Cara Bikin Website Company Profile yang Keren & Pro Abis
Apa Itu Joomla?
Kalau WordPress adalah mahasiswa populer, Joomla itu anak teknik yang skill-nya tinggi tapi butuh waktu buat kenalan.
Joomla adalah Content Management System yang menawarkan kontrol lebih dalam terhadap struktur website, manajemen pengguna, dan pengelolaan konten.
Platform ini cocok buat website yang punya banyak jenis konten, banyak level user, atau alur kerja yang lebih kompleks.
Makanya, Joomla sering jadi pilihan developer atau organisasi yang membutuhkan pengaturan lebih detail dibanding website biasa.
Baca Juga: Data Hosting Kamu Disimpan di Mana? Ternyata di Sini!
Website Apa Saja yang Bisa Dibuat?
Kabar baiknya, Joomla dan WordPress sama-sama fleksibel. Keduanya bisa digunakan untuk membuat:
- Blog dan media online
- Website perusahaan
- Portofolio
- Toko online
- Forum komunitas
- Website kursus online
- Membership website
- Knowledge base
- Landing page
- Website custom lainnya
Bedanya, Joomla sudah membawa beberapa fitur canggih langsung dari bawaan sistem. Sedangkan WordPress memilih pendekatan yang lebih simpel dan membiarkan pengguna menambahkan fitur sesuai kebutuhan melalui plugin.
Perbandingan Joomla vs WordPress

#1. Mana yang Lebih Gampang Dipakai?
Jawaban singkatnya: WordPress.
Dari proses instalasi sampai pengelolaan website sehari-hari, WordPress memang dirancang supaya ramah untuk pengguna non-teknis.
Dashboard-nya lebih bersih, navigasinya lebih mudah dipahami, dan tutorialnya bertebaran di internet.
Kalau kamu pernah nyasar ke YouTube jam 2 pagi gara-gara error website, kemungkinan besar kamu bakal menemukan solusi WordPress lebih cepat dibanding Joomla.
Sementara itu, Joomla menawarkan lebih banyak pengaturan bawaan. Kelebihan ini bagus untuk pengguna berpengalaman, tapi bisa terasa cukup overwhelming buat pemula.
Winner: WordPress
#2. Plugin dan Ekstensi
Bayangin CMS itu smartphone. Plugin adalah aplikasi yang bikin smartphone jadi lebih berguna.
Joomla memiliki lebih dari 4.700 extension di direktori resminya, tetapi jumlahnya masioh kalau jauh di bawah WordPress.
WordPress punya lebih dari 60.000 plugin gratis yang bisa menambahkan hampir semua fitur yang bisa kamu bayangkan.
Mau bikin toko online? Ada plugin.
Mau bikin sistem booking? Ada plugin.
Mau bikin form pendaftaran, membership, sampai integrasi AI? Masih ada plugin.
Ini menjadi salah satu keunggulan WordPress yang paling sering bikin banyak orang jatuh hati.
#3. Desain dan Tampilan
Jujur aja, di era sekarang orang sering menilai website dalam hitungan detik.
Kalau tampilannya kurang menarik, pengunjung bisa langsung cabut sebelum sempat baca isi website.
WordPress menawarkan ribuan theme gratis maupun premium yang bisa diatur tanpa harus paham coding.
Joomla juga punya template yang bagus, tetapi pilihan dan kemudahan kustomisasinya belum sebanyak WordPress.
Meski begitu, ada satu keunggulan Joomla yang cukup menarik. Joomla memungkinkan penggunaan template berbeda untuk bagian website yang berbeda. Fitur ini berguna untuk website besar yang memiliki banyak jenis halaman.
#4. Pengalaman Menulis Konten
Kalau kamu suka bikin artikel, blog, atau landing page, WordPress terasa lebih nyaman.
Editor WordPress menggunakan sistem blok yang memungkinkan kamu menyusun halaman layaknya bermain LEGO digital.
- Tinggal klik.
- Tambah tombol.
- Tambah gambar.
- Tambah kolom.
- Geser sana-sini.
Beres!
Di Joomla, beberapa elemen masih membutuhkan konfigurasi tambahan atau bahkan sedikit sentuhan HTML.
Untuk content creator dan blogger, WordPress jelas lebih santai dipakai.
#5. Biaya
Kabar baiknya, kedua platform ini bersifat open-source dan gratis digunakan.
Biaya biasanya muncul dari:
- Hosting
- Domain
- Theme premium
- Plugin premium
Secara umum tidak ada perbedaan biaya yang terlalu signifikan. Tapi karena ekosistem WordPress jauh lebih besar, mencari developer WordPress biasanya lebih mudah dan lebih terjangkau.
Keunggulan dan Kekurangan WordPress dan Joomla
| Platform | Keunggulan | Kekurangan |
| WordPress | Mudah digunakan, plugin sangat banyak, komunitas besar, cocok untuk blogging, biaya pengembangan lebih murah | Rentan menjadi target hacker, terlalu bergantung pada plugin, kustomisasi lanjutan kadang perlu coding |
| Joomla | Manajemen user lebih canggih, dukungan multilingual bawaan, fleksibel untuk konten kompleks, bisa memakai beberapa template | Kurva belajar lebih tinggi, komunitas lebih kecil, pilihan template dan extension lebih terbatas |
Perbandingan di Hosting Gratis Diskon.com
Kalau kamu lagi cari tempat belajar bikin website tanpa bikin dompet ikut diet, hosting gratis Diskon.com bisa jadi pilihan menarik.
Resource dan fitur yang ditawarkan antara lain:
- 2 GB Storage
- Bandwidth 25 GB
- Subdomain Gratis
- Apache 2.4.65
- PHP 8.2.29
- MariaDB 10.3.39
- Cepat dan stabil
- Tanpa Iklan
Yang paling menarik, layanan ini bisa digunakan secara gratis dan langsung aktif setelah daftar.
Buat pelajar, mahasiswa, atau pemilik website baru, ini termasuk CMS yang cocok untuk hosting gratis karena tidak membutuhkan modal besar untuk mulai belajar.
Instalasi CMS di Hosting Gratis Diskon.com
Dari sisi pemasangan, WordPress biasanya lebih unggul. Kalau tersedia fitur auto-installer, prosesnya bisa selesai hanya dalam beberapa klik.
Joomla juga bisa diinstal dengan lancar, tetapi biasanya membutuhkan sedikit konfigurasi tambahan dibanding WordPress.
Performa WordPress di Hosting Gratis Diskon.com
WordPress sangat kompatibel dengan PHP 8.2 dan MariaDB yang tersedia di hosting gratis Diskon.com.
Untuk website sederhana seperti blog, portofolio, atau landing page, spesifikasi yang tersedia sudah lebih dari cukup.
Agar penggunaan resource hosting tetap hemat, gunakan plugin seperlunya dan pilih theme yang ringan.
Tips cepat:
- Gunakan theme ringan
- Kompres gambar sebelum upload
- Batasi plugin yang tidak penting
- Aktifkan caching
Performa Joomla di Hosting Gratis Diskon.com
Joomla juga berjalan baik pada PHP 8.2. Namun, pengguna perlu memperhatikan kompatibilitas versi Joomla dengan database yang digunakan karena Joomla versi terbaru memiliki rekomendasi spesifikasi tertentu.
Untuk website dengan struktur konten yang lebih kompleks, Joomla masih bisa memberikan performa yang stabil selama konfigurasi dilakukan dengan benar.
Tips optimasi Joomla:
- Aktifkan caching
- Gunakan template ringan
- Hapus extension yang tidak dipakai
- Optimalkan ukuran file media
Jadi, Mana yang Lebih Cocok?
Kalau tujuanmu adalah belajar bikin website, membuat blog, portofolio, atau toko online sederhana, WordPress adalah pilihan yang paling masuk akal.
Kalau kamu sudah cukup nyaman dengan dunia web development dan membutuhkan fitur manajemen konten yang lebih kompleks, Joomla layak dipertimbangkan.
Siapa yang Harus Pakai Apa?

| Profil Pengguna | Rekomendasi |
| Blogger pemula | WordPress |
| Mahasiswa yang baru belajar website | WordPress |
| Pemilik toko online | WordPress + WooCommerce |
| Landing page bisnis | WordPress |
| Developer berpengalaman | Joomla |
| Portal berita atau komunitas | Joomla |
| Website pemerintahan atau korporat | Joomla |
Kesimpulan
Kalau melihat perbandingan Joomla vs WordPress secara keseluruhan, WordPress masih menjadi pilihan paling ramah untuk mayoritas pengguna di 2026. Instalasinya mudah, komunitasnya besar, plugin-nya melimpah, dan proses belajarnya jauh lebih cepat.
Sementara itu, Joomla tetap punya tempat tersendiri berkat fitur manajemen pengguna yang lebih kompleks, dukungan multilingual bawaan, dan fleksibilitas untuk proyek yang lebih advanced.
Pada akhirnya, tidak ada CMS yang sempurna. Yang ada hanyalah CMS yang paling pas untuk kebutuhanmu.
Kalau kamu masih tahap eksplorasi, belajar bikin website, atau pengen coba proyek pertamamu tanpa keluar biaya, hosting gratis Diskon.com bisa jadi titik start yang menarik. Fiturnya cukup lengkap untuk belajar, testing, sampai membangun website pertamamu.
Jadi, tunggu apa lagi? Daftar hosting gratis Diskon.com sekarang dan mulai bangun website impianmu!