{"id":455,"date":"2026-06-29T16:50:06","date_gmt":"2026-06-29T09:50:06","guid":{"rendered":"https:\/\/diskon.com\/blog\/?p=455"},"modified":"2026-06-29T16:50:10","modified_gmt":"2026-06-29T09:50:10","slug":"strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website","title":{"rendered":"Strategi SEO Domain &amp; Subdomain Biar Website-mu Meledak!"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalau lagi membangun website, jangan cuma fokus bikin tampilannya keren. <strong>Strategi SEO domain dan subdomain website<\/strong> juga bisa menentukan seberapa mudah website-mu ditemukan di Google. Nah, di artikel ini kamu bakal paham kapan sebaiknya memakai domain, subdomain, atau subdirectory supaya performa website makin maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sekilas tentang Domain dan Subdomain<\/h2>\n\n\n\n<p>Banyak orang baru bikin website langsung beli domain, install WordPress, lalu gas bikin konten. Padahal, sebelum sampai ke tahap itu, ada satu hal yang sering terlewat: menentukan struktur website yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ibarat rumah, domain adalah alamat utamanya. Tanpa domain, orang bakal kesulitan menemukan websitemu di internet.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><code>google.com<\/code><\/li>\n\n\n\n<li><code>github.com<\/code><\/li>\n\n\n\n<li>geraicantik.com<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Nama di depan merupakan identitas website, sedangkan akhiran seperti <strong>.com<\/strong>, <strong>.id<\/strong>, atau <strong>.net<\/strong> disebut Top Level Domain (TLD).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/website-company-profile\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Bikin Website Company Profile yang Keren &amp; Pro Abis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kalau domain adalah alamat rumah, maka <strong>subdomain<\/strong> bisa diibaratkan sebagai bangunan terpisah yang masih berada di dalam kompleks yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><code>blog.diskon.com<\/code><\/li>\n\n\n\n<li><code>shop.diskon.com<\/code><\/li>\n\n\n\n<li><code>support.diskon.com<\/code><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan subdomain, kamu bisa memisahkan fungsi website tanpa harus membeli domain baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, inilah <strong>perbedaan domain dan subdomain<\/strong> yang paling mudah dipahami. Domain berdiri sebagai identitas utama website, sedangkan subdomain menjadi cabang yang digunakan untuk kebutuhan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/cara-mengatasi-mixed-content\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ini Dia! Cara Mengatasi Mixed Content Setelah Migrasi HTTPS<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan pakai domain terpisah<\/h3>\n\n\n\n<p>Menggunakan domain berbeda cocok jika kamu ingin membangun brand yang benar-benar independen.<\/p>\n\n\n\n<p>Keuntungannya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Branding lebih fokus.<\/li>\n\n\n\n<li>Target audiens bisa berbeda.<\/li>\n\n\n\n<li>Cocok untuk ekspansi bisnis ke negara lain menggunakan domain lokal seperti <strong>.id<\/strong>, <strong>.jp<\/strong>, atau <strong>.uk<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun, strategi ini juga punya tantangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap domain harus membangun reputasi SEO dari nol. Artinya, backlink, authority, hingga performa pencarian Google tidak otomatis saling berbagi. Selain itu, biaya registrasi dan pengelolaan domain juga menjadi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan pakai subdomain<\/h3>\n\n\n\n<p>Subdomain cocok ketika website mulai berkembang dan memiliki beberapa layanan berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>blog untuk artikel<\/li>\n\n\n\n<li>academy untuk kelas online<\/li>\n\n\n\n<li>help untuk pusat bantuan<\/li>\n\n\n\n<li>developer untuk dokumentasi API<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Keunggulan utamanya adalah website menjadi jauh lebih rapi dan fleksibel. Setiap subdomain bahkan bisa menggunakan sistem yang berbeda tanpa mengganggu website utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, subdomain juga memiliki kekurangan. Banyak praktisi SEO menganggap Google memperlakukan <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/subdomain-adalah\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">subdomain<\/a> sebagai entitas yang cukup terpisah sehingga authority tidak selalu mengalir sepenuhnya ke domain utama. Pengelolaannya juga sedikit lebih teknis dibandingkan website biasa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Domain dan Subdomain Penting?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-1-3-1024x576.webp\" alt=\"Strategi SEO domain dan subdomain website\" class=\"wp-image-457\" srcset=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-1-3-1024x576.webp 1024w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-1-3-300x169.webp 300w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-1-3-768x432.webp 768w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-1-3.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pertanyaan besarnya adalah, kenapa kita harus repot memikirkan domain dan subdomain sejak awal?<\/p>\n\n\n\n<p>Sederhana aja, karena keputusan ini bakal memengaruhi perkembangan website dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya nih, kamu punya website toko online. Awalnya cuma berisi halaman produk. Lama-kelamaan kamu pengen nambah <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/monetisasi-blog-di-google-adsense\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">blog<\/a>, pusat bantuan, halaman karier, hingga event khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau sejak awal <strong>struktur website<\/strong> sudah dirancang dengan baik, proses pengembangannya akan jauh lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><code>geraicantik.com<\/code> untuk website utama<\/li>\n\n\n\n<li><code>blog.geraicantik.com<\/code> untuk artikel<\/li>\n\n\n\n<li><code>support.geraicantik.com<\/code> untuk layanan pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li><code>careers.geraicantik.com<\/code> untuk lowongan kerja<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain membuat navigasi lebih jelas, pembagian seperti ini juga memudahkan tim developer mengelola sistem yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, website utama menggunakan <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/cara-bikin-website-wordpress-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">WordPress<\/a>, sedangkan toko online memakai platform e-commerce lain. Keduanya tetap berjalan tanpa saling mengganggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Subdomain juga sering dipakai sebagai tempat testing.<\/p>\n\n\n\n<p>Developer biasanya membuat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><code>dev.domain.com<\/code><\/li>\n\n\n\n<li><code>test.domain.com<\/code><\/li>\n\n\n\n<li><code>staging.domain.com<\/code><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Supaya fitur baru bisa diuji terlebih dahulu sebelum dipublikasikan ke website utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau suatu saat website berkembang semakin besar, penambahan layanan baru pun tidak akan membuat sistem berantakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Subdirectory dan SEO Website<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain domain dan subdomain, ada satu istilah yang juga sering muncul dalam dunia SEO, yaitu <strong>subdirectory<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Subdirectory adalah<\/strong> folder yang berada di dalam website utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><code>geraicantik.com\/blog<\/code><\/li>\n\n\n\n<li><code>geraicantik.com\/tutorial<\/code><\/li>\n\n\n\n<li><code>digeraicantik.com\/promo<\/code><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan subdomain, semua konten tetap berada di bawah satu domain yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah alasan banyak praktisi SEO lebih menyukai subdirectory untuk blog.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengapa?<\/p>\n\n\n\n<p>Karena seluruh artikel akan membantu memperkuat authority domain utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya kamu rutin mengunggah artikel berkualitas di:<\/p>\n\n\n\n<p><code>geraicantik.com\/blog<\/code><\/p>\n\n\n\n<p>Maka backlink, trafik organik, hingga sinyal SEO yang didapat artikel tersebut akan ikut memperkuat domain <code>geraicantik.com<\/code> secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pengunjung juga lebih mudah berpindah dari artikel menuju halaman produk tanpa merasa sedang berpindah website.<\/p>\n\n\n\n<p>Google pun akan lebih sering melakukan crawling ketika website terus diperbarui dengan konten baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Bonus lainnya, seluruh data trafik lebih mudah dipantau dalam satu properti Google Analytics sehingga analisis performa website menjadi lebih sederhana.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kriteria SEO: Domain, Subdomain atau Subdirectory?<\/h2>\n\n\n\n<p>Lalu sebenarnya, mana yang paling bagus untuk SEO?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawabannya adalah: tergantung tujuan websitemu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kontennya masih saling berhubungan, subdirectory biasanya menjadi pilihan yang lebih aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>blog<\/li>\n\n\n\n<li>tutorial<\/li>\n\n\n\n<li>berita<\/li>\n\n\n\n<li>artikel edukasi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Semuanya bisa ditempatkan di:<\/p>\n\n\n\n<p><code>domain.com\/blog<\/code><\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, <strong>kapan harus pakai subdomain<\/strong>?<\/p>\n\n\n\n<p>Subdomain lebih cocok jika proyek tersebut memiliki fungsi yang berbeda secara signifikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>pusat bantuan<\/li>\n\n\n\n<li>dokumentasi developer<\/li>\n\n\n\n<li>aplikasi web<\/li>\n\n\n\n<li>dashboard pelanggan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Google sendiri melalui John Mueller pernah menjelaskan bahwa subdomain maupun subdirectory sama-sama bisa memperoleh ranking yang baik. Yang lebih penting adalah relevansi konten, kualitas website, dan pengalaman pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun dalam praktiknya, banyak pakar SEO tetap menyarankan blog ditempatkan di subdirectory apabila tujuannya meningkatkan authority domain utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara jika proyek memiliki target audiens yang benar-benar berbeda, subdomain justru bisa menjadi pilihan yang lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau bisnis yang dibangun benar-benar berdiri sendiri dengan branding berbeda, bahkan domain baru bisa menjadi solusi terbaik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Trik Menentukan Domain atau Subdomain<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-2-3-1024x576.webp\" alt=\"Strategi SEO domain dan subdomain website\" class=\"wp-image-458\" srcset=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-2-3-1024x576.webp 1024w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-2-3-300x169.webp 300w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-2-3-768x432.webp 768w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/seo-2-3.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Masih bingung pilih domain utama, subdomain, atau subdirectory? Santai, kamu nggak sendirian. Banyak pemilik website baru juga sempat overthinking di tahap ini. Biar nggak asal pilih terus nyesel di belakang, coba cek beberapa pertanyaan berikut dulu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa tujuan websitemu?<\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau kamu cuma ingin bangun satu brand yang kuat dan rapi, satu domain utama biasanya udah lebih dari aman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi kalau websitemu punya beberapa layanan yang beda banget, subdomain bisa bantu bikin semuanya lebih terpisah dan gampang diatur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ibaratnya, jangan campur warung kopi sama portal belajar coding kalau audiensnya beda jauh, nanti bingung sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Siapa target pengunjungnya?<\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau pengunjungmu masih satu tipe dan kebutuhannya mirip, nggak perlu bikin struktur terlalu ribet. Tapi kalau tiap layanan punya target pengguna yang beda, subdomain bisa bikin pengalaman mereka lebih relevan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, orang datang ke tempat yang memang sesuai kebutuhan mereka. Simpel, kan?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana strategi SEO yang ingin dibangun?<\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau kamu mau menguatkan authority di satu domain, subdirectory biasanya lebih cocok. Semua sinyal SEO ngumpul di satu tempat. Tapi kalau tiap proyek punya niche dan keyword yang beda jauh, subdomain tetap masuk akal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Intinya, jangan sampai strategi SEO-mu malah saling tabrakan kayak dua tab browser yang kebuka barengan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah timmu siap secara teknis?<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengelola banyak subdomain butuh urusan DNS, <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/cara-setting-ssl-panel-diskon-com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">SSL<\/a>, dan maintenance yang lebih detail. Kalau kamu masih tahap belajar, satu domain dengan beberapa subdirectory biasanya jauh lebih gampang dirawat. Nggak bikin kepala panas tiap ada error kecil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana pengalaman pengguna?<\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan sampai pengunjung merasa kayak pindah rumah tiap klik halaman baru. Navigasi harus tetap konsisten, jelas, dan enak dipakai. Kalau user nyaman, mereka bakal betah. Kalau nggak? Ya tinggal klik close, secepat itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Intinya, pilih struktur website yang paling cocok buat tujuan, tim, dan audiensmu. Jangan cuma ikut tren, karena yang viral belum tentu yang paling pas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang paling baik antara domain, subdomain, atau subdirectory. Semuanya kembali pada tujuan website, strategi SEO, serta bagaimana kamu pengen mengembangkan website dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau website masih berada dalam satu niche dan pengen bangun authority lebih cepat, subdirectory sering menjadi pilihan yang lebih efektif. Sebaliknya, jika memiliki layanan, produk, atau audiens yang berbeda, subdomain bisa memberikan fleksibilitas yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang terpenting, tentukan struktur website sejak awal agar proses pengembangan ke depannya tidak perlu bongkar pasang. Ibarat membangun rumah, pondasi yang kuat akan membuat proses renovasi jauh lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kalau sekarang kamu sudah menemukan strategi yang paling cocok untuk websitemu, saatnya mulai online tanpa ribet. Manfaatkan layanan hosting gratis dari <strong><a href=\"https:\/\/diskon.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Diskon.com<\/a><\/strong> supaya kamu bisa langsung bangun website, menguji struktur yang sudah dirancang, dan mulai mengoptimalkan SEO tanpa harus keluar biaya besar di awal.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Cocok banget buat pelajar, mahasiswa, developer pemula, maupun pemilik website baru yang pengen mulai berkembang dari sekarang.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-16018d1d wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-green-cyan-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-element-button\" href=\"https:\/\/diskon.com\/secure\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Website Online, Mulai Hosting Gratis Dulu!<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau lagi membangun website, jangan cuma fokus bikin tampilannya keren. Strategi SEO domain dan subdomain website juga bisa menentukan seberapa mudah website-mu ditemukan di Google. Nah, di artikel ini kamu bakal paham kapan sebaiknya memakai domain, subdomain, atau subdirectory supaya performa website makin maksimal. Sekilas tentang Domain dan Subdomain Banyak orang baru bikin website langsung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":456,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,12],"tags":[39,232,231,234,233,134],"class_list":["post-455","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain","category-tips-trick","tag-domain","tag-perbedaan-domain-dan-subdomain","tag-strategi-seo-domain-dan-subdomain","tag-struktur-website","tag-subdirectory-adalah","tag-subdomain-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strategi SEO Domain &amp; Subdomain Biar Website-mu Meledak!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung pilih domain, subdomain, atau subdirectory? Pelajari strategi SEO yang tepat agar website lebih rapi, mudah ditemukan Google, dan scalable.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi SEO Domain &amp; Subdomain Biar Website-mu Meledak!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung pilih domain, subdomain, atau subdirectory? Pelajari strategi SEO yang tepat agar website lebih rapi, mudah ditemukan Google, dan scalable.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Diskon.com | Tips Website dan Hosting Gratis\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-29T09:50:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-29T09:50:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alya Kireina\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alya Kireina\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website\"},\"author\":{\"name\":\"Alya Kireina\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59\"},\"headline\":\"Strategi SEO Domain &amp; Subdomain Biar Website-mu Meledak!\",\"datePublished\":\"2026-06-29T09:50:06+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-29T09:50:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website\"},\"wordCount\":1275,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp\",\"keywords\":[\"domain\",\"perbedaan domain dan subdomain\",\"strategi seo domain dan subdomain\",\"struktur website\",\"subdirectory adalah\",\"subdomain adalah\"],\"articleSection\":[\"Domain\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website\",\"name\":\"Strategi SEO Domain & Subdomain Biar Website-mu Meledak!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-29T09:50:06+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-29T09:50:10+00:00\",\"description\":\"Bingung pilih domain, subdomain, atau subdirectory? Pelajari strategi SEO yang tepat agar website lebih rapi, mudah ditemukan Google, dan scalable.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"Strategi SEO domain dan subdomain website\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Strategi SEO Domain &amp; Subdomain Biar Website-mu Meledak!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/\",\"name\":\"Diskon.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Diskon\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png\",\"width\":179,\"height\":68,\"caption\":\"Diskon\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59\",\"name\":\"Alya Kireina\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Alya Kireina\"},\"description\":\"Penulis yang tertarik pada dunia digital, teknologi, dan pengembangan website. Lewat tulisan, aku ingin membantu pembaca memahami topik digital dengan cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan.\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/author\/alyakireina\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi SEO Domain & Subdomain Biar Website-mu Meledak!","description":"Bingung pilih domain, subdomain, atau subdirectory? Pelajari strategi SEO yang tepat agar website lebih rapi, mudah ditemukan Google, dan scalable.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Strategi SEO Domain & Subdomain Biar Website-mu Meledak!","og_description":"Bingung pilih domain, subdomain, atau subdirectory? Pelajari strategi SEO yang tepat agar website lebih rapi, mudah ditemukan Google, dan scalable.","og_url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website","og_site_name":"Blog Diskon.com | Tips Website dan Hosting Gratis","article_published_time":"2026-06-29T09:50:06+00:00","article_modified_time":"2026-06-29T09:50:10+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Alya Kireina","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Alya Kireina","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website"},"author":{"name":"Alya Kireina","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59"},"headline":"Strategi SEO Domain &amp; Subdomain Biar Website-mu Meledak!","datePublished":"2026-06-29T09:50:06+00:00","dateModified":"2026-06-29T09:50:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website"},"wordCount":1275,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp","keywords":["domain","perbedaan domain dan subdomain","strategi seo domain dan subdomain","struktur website","subdirectory adalah","subdomain adalah"],"articleSection":["Domain","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website","name":"Strategi SEO Domain & Subdomain Biar Website-mu Meledak!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp","datePublished":"2026-06-29T09:50:06+00:00","dateModified":"2026-06-29T09:50:10+00:00","description":"Bingung pilih domain, subdomain, atau subdirectory? Pelajari strategi SEO yang tepat agar website lebih rapi, mudah ditemukan Google, dan scalable.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#primaryimage","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp","contentUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/27_strategi_seo_domain_dan_subdomain_untuk_website_.webp","width":1280,"height":720,"caption":"Strategi SEO domain dan subdomain website"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/strategi-seo-domain-dan-subdomain-untuk-website#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/diskon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi SEO Domain &amp; Subdomain Biar Website-mu Meledak!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/","name":"Diskon.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/diskon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization","name":"Diskon","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png","contentUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png","width":179,"height":68,"caption":"Diskon"},"image":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59","name":"Alya Kireina","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alya Kireina"},"description":"Penulis yang tertarik pada dunia digital, teknologi, dan pengembangan website. Lewat tulisan, aku ingin membantu pembaca memahami topik digital dengan cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan.","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/author\/alyakireina"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=455"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/455\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":459,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/455\/revisions\/459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/456"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}