{"id":344,"date":"2026-03-16T16:03:50","date_gmt":"2026-03-16T09:03:50","guid":{"rendered":"https:\/\/diskon.com\/blog\/?p=344"},"modified":"2026-03-17T10:06:56","modified_gmt":"2026-03-17T03:06:56","slug":"desain-website-template-vs-kustom","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom","title":{"rendered":"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?"},"content":{"rendered":"\n<p>Lagi bingung milih <strong>website template vs website kustom<\/strong> buat project pertamamu? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak developer pemula, mahasiswa, sampai pemilik bisnis baru juga ngalamin dilema yang sama. Di artikel ini kita bakal bahas perbedaannya biar kamu bisa menentukan mana yang paling <em>worth it<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Desain Website Kustom<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Website kustom adalah<\/strong> website yang dibuat dari nol sesuai kebutuhan spesifik yang kamu pengenkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, desain, fitur, sampai struktur websitenya benar-benar dirancang khusus. Biasanya proses ini melibatkan developer atau tim web development yang mengerjakan semuanya dari awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Prosesnya juga bukan cuma soal coding. Developer biasanya mulai dari memahami target audiens, tujuan website, sampai fitur apa saja yang dibutuhkan. Misalnya kamu pengen website untuk bisnis online, portofolio, atau platform komunitas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/tutorial-daftar-akun-hosting-gratis-diskon-com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tutorial Daftar Akun Hosting Gratis Diskon.com, 5 Menit Jadi!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Karena dibuat dari awal, developer juga bisa mengoptimalkan performa website sejak tahap pengembangan. Mulai dari struktur halaman, kecepatan loading, sampai optimasi SEO supaya website lebih mudah muncul di hasil pencarian.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang, bikin website kustom butuh waktu lebih lama dan <strong>biaya <\/strong>yang lebih besar. Tapi buat banyak bisnis, ini dianggap sebagai investasi jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/cara-bikin-website-wordpress-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Bikin Website WordPress Gratis, Cocok untuk Pemula!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan Website Kustom<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Lebih SEO-Friendly<\/strong><strong><br><\/strong>Website yang dibuat khusus biasanya lebih mudah dioptimasi untuk mesin pencari. Developer bisa mengatur struktur kode, meta data, hingga performa website supaya lebih ramah SEO.<br>Kalau kamu pengen website muncul di Google, ini jelas jadi keuntungan besar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Desain Lebih Unik<\/strong><strong><br><\/strong>Di internet yang penuh dengan jutaan website, desain yang unik bisa jadi pembeda. Karena dibuat dari nol, desain website kustom benar-benar eksklusif. Jadi kecil kemungkinan ada website lain yang tampilannya sama persis dengan punyamu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mudah Dikembangkan<\/strong><strong><br><\/strong>Website kustom biasanya lebih fleksibel kalau suatu saat kamu pengen menambah fitur baru. Misalnya awalnya hanya blog, lalu kamu pengen menambahkan toko online, sistem membership, atau dashboard user. Dengan website kustom, pengembangannya biasanya lebih mudah dilakukan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Responsif di Berbagai Device<\/strong><strong><br><\/strong>Developer biasanya sudah menguji website di berbagai perangkat. Jadi website tetap nyaman dibuka di laptop, tablet, maupun smartphone. Ini penting karena sekarang sebagian besar orang mengakses internet lewat HP.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Maintenance Lebih Terarah<\/strong><strong><br><\/strong>Kalau terjadi bug atau error, kamu bisa langsung menghubungi developer yang membuatnya. Mereka juga bisa membantu jika kamu pengen menambahkan fitur baru di masa depan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan Website Kustom<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Proses Pembuatan Lebih Lama<\/strong><strong><br><\/strong>Karena semuanya dibuat dari awal, proses pengembangan website kustom bisa memakan waktu cukup lama. Dalam banyak kasus, pembuatan website kustom bisa memakan waktu sekitar dua sampai empat bulan, tergantung kompleksitas fitur yang dibutuhkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Biaya Lebih Mahal<\/strong><strong><br><\/strong>Ini juga salah satu alasan banyak orang masih ragu memilih website kustom. Dibanding template, <strong>biaya bikin website<\/strong> kustom memang bisa jauh lebih besar, bahkan mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah tergantung fitur yang dipengenkan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Desain Website Template<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-1-4-1024x576.webp\" alt=\"desain website template vs kustom\" class=\"wp-image-346\" srcset=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-1-4-1024x576.webp 1024w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-1-4-300x169.webp 300w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-1-4-768x432.webp 768w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-1-4.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Website template adalah website yang dibuat menggunakan <strong>desain<\/strong> yang sudah tersedia. Jadi kamu tinggal pakai desain yang sudah jadi, lalu menyesuaikannya dengan kebutuhanmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, template website dipakai kalau kamu menggunakan <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wordpress-hosting-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">WordPress,<\/a> dan kamu beli template-nya dari marketplace.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak pilihan template yang bisa kamu gunakan. Bahkan sekarang banyak platform <strong>website builder<\/strong> yang memungkinkan kamu membuat website hanya dengan sistem drag-and-drop.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, kamu nggak perlu jago coding untuk punya website sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedengarannya simpel banget, kan?<br>Memang iya. Tapi tetap ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan Website Template<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Prosesnya Super Cepat<\/strong><strong><br><\/strong>Ini salah satu alasan banyak orang memilih template. Karena desainnya sudah ada, kamu tinggal mengganti beberapa bagian seperti logo, warna, gambar, dan konten. Kalau fokus, bahkan website bisa selesai dalam satu atau dua hari.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lebih Hemat Biaya<\/strong><strong><br><\/strong>Kalau budget kamu terbatas, template jelas jadi pilihan yang lebih realistis. Harga template biasanya berkisar puluhan sampai ratusan ribu rupiah. Jauh lebih murah dibanding membuat website dari nol. Buat mahasiswa, freelancer baru, atau startup kecil, ini solusi yang cukup masuk akal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pilihan Desain Banyak<br><\/strong>Di internet ada ribuan template yang bisa kamu pilih. Mau desain minimalis, modern, <a href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/portofolio-online-pakai-hosting-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">portofolio<\/a>, sampai e-commerce juga ada. Tinggal pilih yang paling cocok dengan kebutuhanmu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan Website Template<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kurang Optimal untuk SEO<\/strong><strong><br><\/strong>Banyak template lebih fokus pada tampilan visual daripada performa. Animasi yang terlalu banyak atau ukuran gambar yang besar bisa membuat website jadi lambat. Dan kalau website lambat, Google biasanya kurang suka.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Desain Kurang Eksklusif<\/strong><strong><br><\/strong>Karena template dijual ke banyak orang, ada kemungkinan website kamu punya tampilan yang mirip dengan website lain. Kalau kamu pengen brand yang benar-benar unik, ini bisa jadi kekurangan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Customization Terbatas<\/strong><strong><br><\/strong>Walaupun beberapa template bisa dimodifikasi, tetap ada batasannya. Kalau kamu pengen fitur yang benar-benar spesifik, biasanya kamu tetap perlu bantuan developer.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nggak Selalu Responsif<\/strong><strong><br><\/strong>Nggak semua template dibuat dengan standar responsif yang baik. Kalau template nggak dioptimasi untuk mobile sejak awal, tampilannya bakal kurang nyaman saat dibuka di HP.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Maintenance Kadang Ribet<\/strong><strong><br><\/strong>Masalah lain yang sering muncul adalah update template. Kadang update bisa menyebabkan konflik dengan modifikasi yang sebelumnya sudah kamu lakukan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5 Faktor Penting Memilih Website Template vs Kustom<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum memutuskan pilihan, ada beberapa faktor penting yang sebaiknya kamu pertimbangkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">#1. Budget<\/h3>\n\n\n\n<p>Kita mulai dari faktor paling realistis: budget.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu punya dana yang cukup dan pengen membangun website serius untuk jangka panjang, website kustom bisa jadi pilihan terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi kalau kamu baru mulai dan pengen menekan biaya bikin website dan masih pakai hosting gratis, template jelas lebih ramah di kantong.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">#2. Waktu Pembuatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau kamu butuh website secepat mungkin, template bisa jadi solusi yang lebih praktis.<\/p>\n\n\n\n<p>Website kustom biasanya membutuhkan waktu lebih lama karena semua proses dikerjakan dari awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">#3. Branding<\/h3>\n\n\n\n<p>Website sering dianggap sebagai \u201crumah digital\u201d dari sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu pengen tampilan website yang benar-benar mencerminkan identitas brand, website kustom jelas punya keunggulan di sini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">#4. Fitur dan Keamanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Website template sering memiliki keterbatasan fitur. Selain itu, karena digunakan oleh banyak orang, celah keamanan juga bisa lebih mudah dimanfaatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Website kustom biasanya lebih aman karena struktur kodenya unik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">#5. Fleksibilitas dan Skalabilitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Coba bayangkan website kamu berkembang di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin awalnya hanya blog sederhana, tapi kemudian kamu pengen menambahkan fitur toko online, sistem booking, atau dashboard user.<\/p>\n\n\n\n<p>Website kustom biasanya jauh lebih fleksibel untuk dikembangkan dibanding template.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mana yang Seharusnya Kamu Pilih?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-2-4-1024x576.webp\" alt=\"desain website template vs kustom\" class=\"wp-image-347\" srcset=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-2-4-1024x576.webp 1024w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-2-4-300x169.webp 300w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-2-4-768x432.webp 768w, https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/diskon-2-4.webp 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sekarang pertanyaan utamanya: mana yang lebih cocok buat kamu?<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu pengen website yang unik, performa SEO yang kuat, dan fleksibel untuk dikembangkan dalam jangka panjang, website kustom jelas jadi pilihan yang lebih ideal.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi kalau kamu baru mulai belajar membuat website, punya budget terbatas, atau pengen website cepat online, template bisa jadi pilihan yang lebih praktis.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebanyakan developer pemula juga memulai dari template sebelum akhirnya beralih ke website kustom ketika project mereka mulai berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi sebenarnya nggak ada pilihan yang benar atau salah. Semua kembali ke kebutuhan dan kondisi kamu saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Perbandingan <strong>website template vs kustom<\/strong> sebenarnya bukan soal mana yang paling bagus, tapi mana yang paling cocok dengan kebutuhan kamu.<\/p>\n\n\n\n<p>Website kustom menawarkan fleksibilitas, desain unik, dan performa yang lebih optimal. Tapi di sisi lain, template memberikan solusi yang lebih cepat dan hemat biaya untuk kamu yang baru memulai.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu baru pengen mencoba membuat website pertama, kamu juga bisa mulai dari yang simpel dulu. Misalnya dengan memanfaatkan layanan <strong>hosting gratis<\/strong> dari <a href=\"http:\/\/diskon.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Diskon.com<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu kamu bisa belajar membangun website tanpa langsung keluar banyak biaya bikin website, sambil bereksperimen dengan berbagai template desain website atau bahkan mencoba website builder sebelum nantinya memutuskan apakah pengen beralih ke website kustom.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-16018d1d wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button is-style-fill\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-green-cyan-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-element-button\" href=\"https:\/\/diskon.com\/secure\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hosting Gratis? Gas Sekarang!<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lagi bingung milih website template vs website kustom buat project pertamamu? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak developer pemula, mahasiswa, sampai pemilik bisnis baru juga ngalamin dilema yang sama. Di artikel ini kita bakal bahas perbedaannya biar kamu bisa menentukan mana yang paling worth it. Desain Website Kustom Website kustom adalah website yang dibuat dari nol [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":345,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[160,158,159,103,162,161],"class_list":["post-344","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-website","tag-biaya-bikin-website","tag-desain-website-kustom","tag-desain-website-template","tag-hosting-gratis","tag-website-builder","tag-website-template-vs-website-kustom"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung pilih desain website template atau kustom? Simak perbedaan, kelebihan, dan biaya bikin website supaya kamu bisa pilih opsi paling worth it.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung pilih desain website template atau kustom? Simak perbedaan, kelebihan, dan biaya bikin website supaya kamu bisa pilih opsi paling worth it.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Diskon.com | Tips Website dan Hosting Gratis\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-16T09:03:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-17T03:06:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alya Kireina\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alya Kireina\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom\"},\"author\":{\"name\":\"Alya Kireina\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59\"},\"headline\":\"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?\",\"datePublished\":\"2026-03-16T09:03:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-17T03:06:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom\"},\"wordCount\":1204,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp\",\"keywords\":[\"biaya bikin website\",\"desain website kustom\",\"desain website template\",\"hosting gratis\",\"website builder\",\"website template vs website kustom\"],\"articleSection\":[\"Website\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom\",\"name\":\"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp\",\"datePublished\":\"2026-03-16T09:03:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-17T03:06:56+00:00\",\"description\":\"Bingung pilih desain website template atau kustom? Simak perbedaan, kelebihan, dan biaya bikin website supaya kamu bisa pilih opsi paling worth it.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"desain website template vs kustom\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/\",\"name\":\"Diskon.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Diskon\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png\",\"width\":179,\"height\":68,\"caption\":\"Diskon\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59\",\"name\":\"Alya Kireina\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Alya Kireina\"},\"description\":\"Penulis yang tertarik pada dunia digital, teknologi, dan pengembangan website. Lewat tulisan, aku ingin membantu pembaca memahami topik digital dengan cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan.\",\"url\":\"https:\/\/diskon.com\/blog\/author\/alyakireina\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?","description":"Bingung pilih desain website template atau kustom? Simak perbedaan, kelebihan, dan biaya bikin website supaya kamu bisa pilih opsi paling worth it.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?","og_description":"Bingung pilih desain website template atau kustom? Simak perbedaan, kelebihan, dan biaya bikin website supaya kamu bisa pilih opsi paling worth it.","og_url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom","og_site_name":"Blog Diskon.com | Tips Website dan Hosting Gratis","article_published_time":"2026-03-16T09:03:50+00:00","article_modified_time":"2026-03-17T03:06:56+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Alya Kireina","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Alya Kireina","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom"},"author":{"name":"Alya Kireina","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59"},"headline":"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?","datePublished":"2026-03-16T09:03:50+00:00","dateModified":"2026-03-17T03:06:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom"},"wordCount":1204,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp","keywords":["biaya bikin website","desain website kustom","desain website template","hosting gratis","website builder","website template vs website kustom"],"articleSection":["Website"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom","name":"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp","datePublished":"2026-03-16T09:03:50+00:00","dateModified":"2026-03-17T03:06:56+00:00","description":"Bingung pilih desain website template atau kustom? Simak perbedaan, kelebihan, dan biaya bikin website supaya kamu bisa pilih opsi paling worth it.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#primaryimage","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp","contentUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/11_desain_website_kustom_atau_template_pilih_mana_.webp","width":1280,"height":720,"caption":"desain website template vs kustom"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/desain-website-template-vs-kustom#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/diskon.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Website Template vs Kustom: Mana yang Lebih Worth It Buatmu?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/","name":"Diskon.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/diskon.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#organization","name":"Diskon","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png","contentUrl":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-diskon.png","width":179,"height":68,"caption":"Diskon"},"image":{"@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/75c82c0be62feb0c44eaa81bce8f8f59","name":"Alya Kireina","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/diskon.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5b01f971da5a68bc3f6bd151efc054fd2e88d1705c3a4ae1f5f237a8175b6699?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alya Kireina"},"description":"Penulis yang tertarik pada dunia digital, teknologi, dan pengembangan website. Lewat tulisan, aku ingin membantu pembaca memahami topik digital dengan cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan.","url":"https:\/\/diskon.com\/blog\/author\/alyakireina"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/344","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=344"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/344\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":348,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/344\/revisions\/348"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diskon.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}